PERTEMUAN 6
PROSEDUR KONSTRUKSI MINIATUR JEMBATAN
Kota Baru, 11 Februari 2021
Mapel :
Prakarya
Kelas :
VII (Tujuh)
Semester : Genap
Tahun Pelajaran : 2020/
2021
Materi lanjutan : BAB II
KONSTRUKSI MINIATUR JEMBATAN
B. PROSEDUR KONSTRUKSI MINIATUR JEMBATAN
Kegiatan membuat konstruksi miniatur jembatan tidaklah sulit. Kita dapat
memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar lingkungan kita, sebagai
contoh kayu atau ranting pohon, triplek, korek api kayu, stik es krim,
sedotan, dus/karton, bambu dan lain-lain. Namun sebelum membuat sebuah
miniatur konstruksi jembatan terlebih dahulu harus mengenal
bagian-bagian konstruksi jembatan. Setelah itu, lakukan identifkasi alat
dan bahan, serta teknik pembuatan yang dapat mendukung saat proses
pembuatan sebuah konstruksi miniatur jembatan. Hal yang juga tidak kalah
penting dalam membuat sebuah karya konstruksi miniatur jembatan adalah
mempersiapkan rancangan konstruksi jembatan, yang meliputi rancangan
gambar/sketsa dan proses. Barulah dapat memulai membuat sebuah
konstruksi miniatur jembatan dengan memerhatikan keselamatan kerja serta
potensi yang ada di lingkungan sekitarmu.
1. Bagian-bagian Konstruksi Jembatan
Konstruksi jembatan terdiri atas dua bagian, antara lain bagian atas (superstructure) dan bagian bawah (substructure).
a. Bagian Atas (superstructure)
Bagian atas jembatan berfungsi untuk menampung beban-beban yang
ditimbulkan oleh suatu lintasan orang-orang ataupun kendaran yang
nantinya beban tersebut akan di salurkan kebagian bawah. Konstruksi
bagian atas meliputi.
1) Trotoar, yaitu jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan
dan lebih tinggi dari jalan untuk menjaga keamanan dan keselamatan
pejalan kaki. Bagian trotoar meliputi:
- Bagian sandaran dan tiang sandaran,
- Bagian peninggi trotoar, dan
- Bagian konstruksi trotoar.
2) Lantai kendaraan
3) Balok diafragma
4) Balok gelagar
5) Ikatan pengaku (ikatan angina, ikatan rem, ikatan tumbukan)
6) Perletakan (rol dan sendi)
b. Bagian Bawah (substructure)
Fungsi bagian bawah jembatan untuk menerima beban-beban yang
diberikan bagian atas dan menyalurkannya ke pondasi, yang akhirnya
disalurkan ke tanah. Konstruksi bagian bawah meliputi:
1) Pangkal jembatan
2) Pilar
2. Alat dan Bahan Untuk Membuat Miniatur Jembatan
Dalam membuat sebuah miniatur jembatan, tidak harus selalu dengan
biaya yang mahal. Kita dapat memulai dengan memanfaatkan alat dan bahan
yang ada di sekitar kita, sehingga lebih ekonomis.
a. Alat
Berikut ini adalah alat-alat yang dapat digunakan untuk membuat sebuah miniatur jembatan.
1) Penggaris
Dalam membuat miniatur jembatan diperlukan sebuah alat ukur dan alat
bantu gambar berupa penggaris untuk mengukur bahan supaya memiliki
ukuran yang dinginkan dan terlihat rapi. Penggaris memiliki ukuran dan
bentuk yang berbeda-beda.
2) Gunting dan Cutter
Untuk memotong bahan dalam pembuatan miniatur jembatan diperlukan
alat potong berupa gunting dan cutter agar hasilnya rapi. Pada saat
menggunakan cutter diperlukan alas potong. Cutter sangat baik digunakan
untuk memotong bentuk-bentuk dengan pola ukuran kecil. Cutter mampu
memotong bagian dalam suatu bentuk/sketsa dengan rapi.
Pada langkah akhir pembuatan miniatur jembatan kamu perlu
memperindah hasil karyamu dengan memberikan sentuhan warna yang menarik
dengan cara mengecatnya yang rapi dan berwarna, oleh karena itu kalian
memerlukan alat bantu berupa kuas. Kuas layaknya seperti penggaris
memiliki beragam ukuran tergantung kebutuhan.
b. Bahan-Bahan Yang Dapat Digunakan Untuk Membuat Miniatur Jembatan
Berikut ini merupakan bahan-bahan yang dapat dijadikan sebagai bahan utama dalam membuat konstruksi miniatur jembatan.
1) Korek Api
Masyarakat pada umumnya mengenal korek api sebagai alat untuk
menyalakan api yang banyak sekali dijual di warung-warung atau tokotoko
dalam bentuk paket atau kotak. Namun kalau kamu kreatif korek api bisa
digunakan untuk membuat miniatur jembatan yang bernilai seni dan
ekonomis dengan bantuan lem dan triplek atau karton.
2) Stik Es Krim
Sering kali sehabis makan es krim kita membuang stik es ke dalam
tong sampah tanpa berfkir untuk memanfaatkanya menjadi sebuah karya yang
bernilai seni. Dengan ketekunan, ketelitian, dan kreativitas yang
tinggi stik es tersebut bisa kamu manfaatkan sebagai bahan membuat
miniatur jembatan.
3) Balok Kayu
Balok kayu terbuat dari bahan kayu solid yang diolah menjadi bentuk
balok. Balok kayu adalah balok dari bahan kayu yang digergaji berbentuk
segi empat dan memiliki siku-siku dengan ukuran tebal 6-8 cm dan lebar
12-15 cm. Balok ini banyak digunakan untuk pekerjaan konstruksi. Salah
satunya digunakan untuk membuat konstruksi miniatur jembatan.
3. Teknik Pembuatan Miniatur Jembatan
Teknik dasar yang digunakan untuk membuat sebuah miniatur jembatan
adalah teknik persambungan dan teknik penguatan. Teknik persambungan
merupakan sebuah teknik yang digunakan untuk menyambungkan atau
menggabungkan dua buah benda atau lebih. Sementara itu, teknik penguatan
adalah sebuah teknik yang digunakan untuk memperkuat sebuah bangunan.
Kekuatan konstruksi miniatur jembatan dipengaruhi oleh bahan yang
digunakan dan teknik pembuatan.
Pada dasarnya, suatu benda mampu menahan beban dengan memiliki
kapasitas maksimal tertentu. Berdasarkan Hukum Newton III, bahwa gaya
aksi yang diberikan pada suatu benda akan menghasilkan gaya reaksi yang
sama. Ketika gaya aksi yang diberikan kurang atau sama dengan kapasitas
maksimal suatu benda, maka benda dapat menahan beban tersebut. Namun,
ketika gaya aksi yang diberikan lebih dari kapasitas maksimal, maka
benda tersebut dapat mengalami perubahan bentuk atau roboh.
Benda dapat menahan beban apabila benda memiliki tumpuan yang
mengalirkan gaya reaksi akibat gaya aksi pada beban. Titik tumpu
tersebut dapat diletakkan pada tiap sisi benda. Perhatikan gambar di
bawah ini.
Berdasarkan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa titik tumpu yang
diletakkan tepat diujung lebih lemah dalam menahan beban dibandingkan
titik tumpu yang diletakkan hampir di ujung. Untuk memperkuat titik
tumpu, kamu dapat menggunakan teknik bracing. Bracing merupakan salah
satu teknik untuk mengunci agar titik tumpu lebih kaku sehingga mampu
untuk menahan beban lebih baik. Bracing adalah konfgurasi batang-batang
kaku yang berfungsi untuk memperkuat struktur suatu bangunan.
4. Cara Membuat Rancangan Konstruksi Miniatur Jembatan
Langkah pertama yang harus kamu lakukan dalam membuat miniatur
jembatan adalah membuat sebuah rancangan. Rancangan ini berfungsi
sebagai gambaran umum dan pedoman seseorang dalam menghasilkan sebuah
karya atau produk. Rancangan yang harus dibuat meliputi rancangan bentuk
atau sketsa dan rancangan proses pembuatan.
a) Rancangan Bentuk atau Sketsa
Rancangan bentuk atau sketsa merupakan sebuah gambaran bagaimana
bentuk jembatan yang akan dibuat. Oleh sebab itu, dalam tahap pembuatan
rancangan ini kamu perlu menuangkan seluruh daya kreativitasmu agar
rancangan yang kamu buat dapat sebagus mungkin. Gambar sketsa dapat
dibuat secara manual maupun menggunakan teknologi komputer. Berikut ini
adalah beberapa contoh sketsa rancangan struktur jembatan yang dapat
digunakan.
b) Rancangan Proses Pembuatan
Setelah membuat rancangan bentuk atau sketsa, maka langkah
selanjutnya adalah tahap merancang proses pembuatan. Merancang proses
pembuatan ini perlu agar dalam membuat konstruksi miniatur jembatan
menjadi lebih terarah. Rancangan proses pembuatan meliputi rancangan
(memilih dan menentukan) alat dan bahan yang akan digunakan serta
langkah kerja pembuatan konstruksi miniatur jembatan yang akan dibuat.
5.
Membuat Karya Konstruksi Miniatur Jembatan
a.
Menyiapkan alat dan bahan
b. Membuat miniature jembatan berdasarkan rancangan
c.
Melakukan penyelesaian akhir (Finishing)
Proses
pembuatan konstruksi miniature jembatan, sebelumnya diperlu
diperhatikan
keselamatan kerja demi keamanan dan kenyamanan dirimu maupun orang lain, antara
lain :
1.
Keselamatan diri saat berkerja
2.
Keselamatan benda yang digunakan saat berkerja
3.
Keselamatan lingkungan tempat kamu bekerja
jangan sampai kotor
4.
Jangan lupa, keselamatan orangb lain atau teman
kamu jangan sampai menimbulkan kecelakaan pada saat menggunakan alat
5.
Gunakan alat pelindung diri. Contohnya sarung
tangan untik mencegah dan melindungi tangan kalian dari benda tajam ataupun
lem.
*** SELAMAT MENGERJAKAN TUGAS,
SEMOGA MENDAPATKAN NILAI YANG MEMUASKAN***
TUGAS 1
Buka Link :
https://forms.gle/SHEr5EB9o1LMqRF38
Waktu
pengumpulan tugas pertemuan 6 (Nilai Pengetahuan) paling lambat
jam 21.00 WIB yaitu Kamis, 11 februari 2021
TUGAS 2
1. Buatlah 1 karya kerajinan konstruksi
miniature jembatan?
2. Sebutkan bahan dan alat yang
digunakan untuk membuat konstruksi miniatur
jembatan?
3. Jelaskan langka- langkah kerja
membuat miniatur jembatan, sesuai dengan
karya kerajinan yang siswa/ siswi
buat.
4. Menurutmu apakah jembatan- jembatan
yang ada di bintan, terutama dekat
dilingkunganmu, telah memiliki standar
kualitas yang baik? Berikan alasannya!
Waktu
pengumpulan tugas (Nilai Keterampilan) diberi waktu waktu 2 minggu
dari tanggal 11 samapai 26 februari
2021
terakhir jam 21.00 WIB
Info
penting…..!!!
1.
Sebelum belajar, siilahkan berdo”a, menurut
Agama dan kepercayaan masing2
2.
Kerjakan
tugas dengan usaha
sendiri (jujur)
3. Tugas 1 untuk Nilai Pengetahuan buka
LINK
4. Tugas 2 untuk Nilai Keterampilan, Buat nama, kelas,
Pertemuan
Kerjakan di buku tulis latihan prakarya catat soal dan jawabannya, disertai tanda tangan orang tua, lalu di foto
Dan kirim juga foto karya kerajinanya
konstruksi miniatur jembatan
Kirim ke- WA : 085271120531.
5.
Membuat
karya kerajinan miniatur jembatan, boleh secara individual atau kelompok (maksimal
5 orang)
Bahan yang boleh digunakan
Ø Stik es krim
Ø Korek api
Ø Sapu lidi
Ø Bambu
Ø Triplek
Ø Ranting/ kayu
Ø Kardus
Ø Dan lain- lain
Komentar
Posting Komentar